Tentang
Saya Wahyu Fajri Widagdo. Orang-orang terdekat memanggil saya Edo.
Saya membangun sistem backend — Java dan Spring Boot di kantor, Go dan Laravel untuk hal-hal yang saya kerjakan sendiri. Saya kuliah informatika, lulus tepat di tengah pandemi, dan memulai karier di perbankan — tempat yang ternyata sangat baik untuk belajar bagaimana perangkat lunak berperilaku ketika ia benar-benar tidak boleh gagal.
Yang sebenarnya saya kerjakan
Sebagian besar pekerjaan saya ada di balik antarmuka: API, model data, migrasi, dan logika yang harus tetap benar ketika sebuah transaksi dibatalkan di tengah jalan. Selama dua tahun saya membangun microservice pre-acquisition nasabah di BTPN Syariah; sejak 2024 saya membangun test automation untuk sistem yang sama.
Bagian kedua itulah yang paling mengubah cara saya menulis kode. Setelah dua tahun berusaha merusak layanan yang dulu Anda pelihara sendiri, Anda berhenti mendesain untuk jalur yang mulus — Anda mulai mendesain untuk bagaimana sistem itu nanti dibuktikan salah.
Belakangan saya juga membangun dan merilis produk sendiri. MeetHR adalah yang sudah hidup: platform persiapan karier tempat pencari kerja mendapat ulasan CV berbantuan AI, lalu memesan sesi langsung dengan praktisi HR. Saya membangun produknya dari hulu ke hilir, bersama rekan pendiri yang memegang sisi bisnis.
KALA POS adalah basis kode yang lebih besar — sistem kasir yang tetap jalan ketika internet toko mati. Fiturnya sudah lengkap dan teruji, dan sekarang sedang saya kemas jadi sesuatu yang bisa dibeli dan dikembangkan developer lain.
Cara saya bekerja
Saya lebih peduli pada keputusan daripada perkakas. Database apa, framework apa, bahasa apa — semua itu kalah penting dibanding apakah Anda bisa menjelaskan kenapa sistemnya berbentuk begitu, dan apa yang terjadi kalau asumsi di balik bentuk itu ternyata keliru.
Saya memakai AI setiap hari sebagai alat kerja. Tapi arsitektur, keputusan teknis, dan tanggung jawab atas kode tetap di tangan saya. Perbedaan itulah intinya — penalaran adalah bagian yang tidak bisa didelegasikan, dan justru bagian itu yang ingin saya pertanggungjawabkan.
Saya juga membangun dengan model bahasa, bukan sekadar di sampingnya. Analisis CV di MeetHR adalah fitur produksi: ia menilai CV terhadap heuristik ATS, mencocokkannya dengan lowongan tertentu, membedahnya bagian per bagian, dan memprediksi pertanyaan interview yang mungkin muncul — dengan unlock berbayar dan pengguna sungguhan di baliknya.
Menulis prompt-nya ternyata bagian yang mudah. Pekerjaan teknis yang sebenarnya ada di sekelilingnya: menambatkan keluaran pada dokumen yang benar-benar diunggah, menangani kasus ketika model salah dengan penuh percaya diri, menjaga biaya per analisis tetap masuk akal terhadap harganya, dan memutuskan apa yang terjadi kalau API mati padahal orang sudah membayar.
Di luar kode
Saya menulis. Sebagian teknis, banyak yang tidak. Ada tulisan-tulisan lama di sini tentang pindah kota, tentang minimalisme, tentang uang — ditulis saat saya awal dua puluhan dan sedang mencari bentuk dengan berisik. Saya biarkan tetap ada, karena berpura-pura sudah jadi sejak awal juga sejenis ketidakjujuran.
Catatan bahasa: situs ini berbahasa Inggris lebih dulu, tapi banyak tulisannya berbahasa Indonesia — itu memang bahasa yang saya pakai berpikir ketika sedang jujur. Tulisan lama tidak saya terjemahkan.
Sapa saya
Saya bisa dihubungi di wahyuwidagdo31@gmail.com , dan bisa ditemukan di GitHub serta LinkedIn .
Kalau ada yang Anda baca di sini yang berguna — atau keliru — saya sungguh ingin tahu.